Translate

Tampilkan postingan dengan label Catatan Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan Keluarga. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Januari 2020

JADWAL LEPAS GIPS DIUNDUR

Senin lalu, 13 Januari 2020 kami pergi kontrol gips adek dengan harapan besar bisa langsung dilepas. Kami menuju poli radiologi terlebih dahulu untuk mengambil gambar struktur tulang terbaru. 

Selesai hasil rontgen keluar masih pukul 16.30 kami ke poli Ortopedi menemui dokter. Saya pikir akan menunggu, karena dokter biasanya praktek jam 5 sore. 

Ternyata setelah bayar, nama adek langsung dipanggil. Keberuntungan kami dokter ada di RS lebih awal dan kami dapat nomor satu. 

Dokter membaca hasil rontgen dengan berbinar. Beliau bilang kalus di sekitar tulang adek yang bengkok telah tumbuh banyak sehingga membantu mempercepat proses lurusnya tulang. 

Tapi beliau akhirnya berkata proses lepas gips bisa dilakukan 2 minggu lagi hiks. Padahal adek sudah tidak sabar ingin berenang hehe sabar ya dek.

Pekan ini waktunya bunda cekatan minggu keempat, kami diminta menggambar mind mapping tentang ilmu yang ingin kami fokuskan. Sejujurnya saya lemah soal menggambar jadi saya coba jelaskan lewat poin-poin, lain kali saya tumpahkan idenya lewat gambar.

1. Leadership
1.1 Manajemen waktu
- membuat to do list
- memasang alarm waktu di setiap
   pergantian kegiatan
- disiplin mengurangi time bandit seperti 
  scrolling medsos tanpa tujuan

1.2 Manajemen Emosi
- menetapkan waktu istirahat
- mencari referensi buku manajemen emosi
- sesekali menjadwalkan rekreasi bersama 
  keluarga

1.3 Kemampuan berkomunikasi
- menonton YouTube supaya ada inspirasi dari para vlogger tentang cara berkomunikasi yang menarik.
- membaca buku tentang komunikasi
- praktek mendongeng lebih sering ke anak

2. Perencanaan keuangan
- mempelajari bentuk-bentuk investasi 
untuk masa depan, saat ini sudah menabung dalam bentuk beberapa logam mulia.
- mencatat pemasukan dan pengeluaran lebih rajin
- mengikuti workshop atau membaca buku tentang pengalaman financial planner

3. Memasak
- menonton YouTube atau googling soal resep masakan
- ikut cooking class
- memperbanyak praktek

Kurang lebih seperti itulah mind mapping belajar ala saya. Semoga bisa istiqomah dalam pelaksanaannya. 

Jika dalam perjalanan melakukan apa yang disebutkan dalam mind mapping ada cara baru, saya akan fleksibel mengubah yang perlu.

Selasa, 07 Januari 2020

ADEK BOSAN PAKAI GIPS 😄

6 Januari 2020

Minggu ketiga gips terpasang di tangan adek. Dia mulai bosan memakainya. Berkali-kali pertanyaan meluncur dari mulut kecil itu... 

"Kapan ya buk tangannya adek dibuka?"
"Kapan kita berenang?"
"Kapan buk tangannya adek sembuh?"

🧕"Sabar ya dek, insya Allah minggu depan kita lepas, minggu depan adek difoto untuk lihat keadaan tangan adek." 

Mata adik berbinar. Minggu ini juga merupakan jadwal materi ketiga bunda cekatan karena minggu lalu libur. Kami diminta fokus tentang ilmu apa yang akan kami pelajari terkait materi minggu lalu.

Kalau ditanya tujuan belajar atau why ya sebenarnya sudah dijelaskan di minggu lalu bahwa hal tersebut penting dan mendesak. Seperti memasak karena ingin membuat camilan lezat spesial untuk keluarga. Manajemen self healing karena sekarang saya berkecimpung di banyak organisasi, manajemen waktu karena saya suka berjualan online juga menulis di blog sehingga jika tidak ada manajemen waktu kebablasan online sementara tugas lain mundur jadwalnya.

Perencanaan keuangan keluarga karena saya ingin punya lebih banyak tabungan untuk masa depan jadi harus memisah antara uang keuntungan jualan dan uang belanja keluarga.

Manajemen komunikasi karena saya ingin memperbaiki cara mendongeng ke anak-anak sekaligus bekal berorganisasi juga jualan online. Nah! Saya berpikir ilmu leadership akan mencakup
1. Manajemen waktu
2. Manajemen self healing atau manajemen emosi
3.  Kemampuan berkomunikasi

sementara untuk perencanaan keuangan dan memasak ada ilmu tersendiri. Walau ada sebagian buku yang membahas perencanaan keuangan bagian dari Leadership perusahaan.

Saat ini zaman makin canggih, sumber ilmu didapat dari mana saja bisa internet, buku, YouTube, ikut berbagai macam pelatihan atau workshop.

Untuk gaya belajar, saya tipe audio kinestetik. Jadi suka mendengar sambil mencatat. Makanya saya suka belajar dari YouTube hehehe karena akan lebih mudah bagi saya memahami.

Kesimpulannya, tiga ilmu ini yang ingin saya fokuskan. Leadership cakupannya memang luas tapi saya merasa butuh terkait komunikasi, manajemen waktu, dan manajemen emosi.

Perencanaan keuangan untuk bisnis dan keluarga sementara memasak untuk kesehatan anak-anak. Bismillah semoga dilancarkan mempelajari ketiganya. 

Selasa, 24 Desember 2019

Jadwal Kontrol Gips Adek

Mulai pekan kedua kelas Bunda Cekatan bertepatan jadwal kontrol gips adek. Para bunda diminta memetakan mana ketrampilan penting-mendesak, penting-tidak mendesak, tidak penting - tidak mendesak, tidak penting - mendesak dari tugas telur pekan pertama. 

Tanggal 23 Desember adalah jadwal kontrol si bungsu. Alhamdulillah kondisi gips baik. Dokter bilang saya sudah bisa menghentikan pemberian konsumsi pereda nyeri pada si bungsu. Keluhan adek hanya sesekali bagian dalam gipsnya terasa gatal dan minta dicopot. Namun, bisa diatasi dengan menepuk lembut bagian gatal. 

Semoga dua minggu lagi gips sudah bisa dilepas. Ada hal menarik yang dipelajari kakak dan adek saat menunggu dokter. Mereka menyaksikan video jenis-jenis code di rumah sakit, code red untuk tanda kebakaran, code blue untuk tanda ada pasien atau pengunjung henti napas, code pink jika terjadi kejahatan atau penculikan bayi. Mereka terus ingat sampai di rumah. Selain itu, hal menarik buat mereka di RS adalah adanya mesin minuman yang bisa dicoba serta Dunkin Donuts. Sebab di Lamongan sudah tidak ada Dunkin hihihi. 

Adek menonton video
macam-macam code di rumah sakit

Jadwal praktek dokter jam 17.00, kami dapat urutan ke 12. Jam 18.30 kami masuk ruangan dokter. Ternyata saya lupa, saat itu pula adalah jadwal saya memberikan training pada beauty community pebisnis online yang saya berkecimpung di dalamnya. Maka saya merasa klasifikasi ketrampilan ala saya adalah sebagai berikut

Selanjutnya, fokus ke ketrampilan yang penting dan mendesak. 

1. MEMASAK

Pekan lalu saya meletakkan memasak sebagai hal yang saya tidak bisa dan saya tidak suka 😄 kenapa tidak suka, karena memasak salah satu tugas domestik berantai mulai belanja, persiapan memasak, hingga mencuci semua peralatan dapur yang telah terpakai. Padahal proses masaknya menyenangkan. 

Tapi saya merasa perlu mengupgrade ketrampilan memasak agar customer VIP yaitu anak dan suami nyaman dan merindukan sentuhan tangan saya lewat makanan ketika berada jauh dari rumah. 



2. MENCATAT  PENGELUARAN KELUARGA

Berhubungan dengan hal yang saya suka dan bisa yaitu travelling, berjualan online serta silaturahim. Saya merasa perlu memiliki keahlian mencatat pemasukan dan pengeluaran keluarga. Istilah kerennya perencanaan keuangan. Dengan perencanaan keuangan yang baik, saya berharap dana bisnis online terpisah dana keluarga. Lalu saya berencana memfoto semua bon atau struk belanja sebagai evaluasi bulanan, pos pengeluaran apa yang paling banyak. Kalau bisa dihemat, tentunya dana travelling maupun dana beli oleh-oleh untuk silaturahim bisa lebih besar. 

3. MANAJEMEN WAKTU

Tidak sadar, kadang menghasilkan uang lewat bisnis online membuat waktu mengerjakan tugas domestik menjadi mundur dari yang seharusnya. Oleh karena itu, ketrampilan manajemen waktu penting dan mendesak untuk saya. Merasa perlu membuat to do list. Bersyukur pernah mempelajarinya di kelas matrikulasi dan bunda sayang. 

4. KEMAMPUAN SELF HEALING

Menjalani peran sebagai anggota berbagai komunitas sekaligus, membuat saya harus memiliki ketrampilan self healing. 

Pasti ada waktunya berbeda pendapat dengan anggota lain. Tentu saja karena tiap kepala punya latar belakang berbeda, pengalaman hidup berbeda di mana sudut pandang pemikirannya juga berbeda. Saat baper karena selisih paham ini jangan dibawa berlarut-larut apalagi keluarga sampai tau kita sedih. Nantinya malah kita tidak diijinkan berkomunitas lagi. 

Self healing ala saya adalah pergi ke dapur, buat es kopi sambil menikmati keripik kentang rasa keju lalu inhale exhale napas sejenak. 

5. KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI

Saya merasa perlu memiliki kemampuan komunikasi karena berhubungan dengan nomer 4. Dalam berkomunitas yang bahagia, komunikasi antar anggota penting untuk saling mengenal, saling berempati, mempromosikan komunitas pada orang luar. 

Selain itu, berhubungan pula dengan kegiatan yang saya suka dan saya bisa yaitu mendongeng untuk anak serta menulis jurnal. Sepertinya sepele, tapi karena anak-anak suka didongengi saya ingin mengupgrade kemampuan berkomunikasi secara verbal dan tulisan. 

Bagaimana dengan kamu? 

Selasa, 17 Desember 2019

PENGALAMAN ANAK DI GIPS

Tanggal 10 Desember adalah hari bersejarah untuk saya. Selain, minggu pertama bunda cekatan. Ada kecelakaan yang menyebabkan tangan kanan si bungsu bengkok. Bertepatan pula kakak menghadapi UAS serta sempat demam dua hari. 

Saya dituntut berpikir cepat dalam tindakan karena ada tugas liputan blogger juga di hari Sabtu dan Minggunya. Disepakati berbagi tugas dengan suami, saya bersama Rizwan ke Surabaya. Sementara suami dan kakaknya di Lamongan menyelesaikan UAS. 

Kenapa membawa ke Surabaya? Bungsu sudah coba pijat dua kali di Lamongan ternyata belum jodoh sembuh kata orang Jawa. Jadi sekalian saya bisa menyelesaikan tugas, juga mengobatkan Rizwan ke dokter. 

dr. Mouly Edward yang praktek spesialis Orthopedi jadi pilihan kami. Track recordnya bagus dan ramah dengan anak-anak. Tanggal 17 Desember, bungsu akhirnya di gips. O iya kalau ada yang tanya kecelakaannya bagaimana, begini ceritanya sehari sebelum kecelakaan yaitu tanggal 9 Desember 2019 sebenarnya bungsu diare. Pertolongan pertama saya beri oralit dan stop jajan manis-manis. Esoknya, saya ke apotik membeli obat sementara bungsu di rumah bersama ayahnya. Rumah kami terasnya ada tangga, di tengah ada ubin landai untuk menaikkan motor. Ketika memakai sandal di bagian ubin dia terpeleset. Tangannya menahan beban tubuh. Sehingga sampai bengkok tulang tangannya. 

Di playground RSI Jemur
Bungsu menjalani puasa dari jam 8 pagi karena jam 3 pemasangan gips berlangsung. Sebelum bius tidur, ada rangkaian medical check up yaitu tes darah dan rontgen dada. 

Bungsu di ruang tindakan

Kami mendapat kamar di Melati berisi 6 pasien tapi cukup nyaman untuk anak-anak, ada sekat tiap tempat tidur, ruangan ber AC, dua kamar mandi, serta makanan yang enak hehehe. Petugas-petugasnya juga ramah anak. Ketika menunggu dokter spesialis pun kami masih sempat berjalan-jalan karena dia bosan. 

Bungsu jalan-jalan
sekitar rumah sakit

Jadwal molor dari semula, dokter terjebak macet akhirnya pemasangan gips dilaksanakan pukul 17.00 sampai pukul 19.00. Saya diminta masuk ruang pulih sadar selepas Isya dan bungsu dipindahkan ke kamar. Kalimat yang terlontar pertama adalah "Mau donat" Hahaha karena lapar puasa dari pagi. Pelan-pelan saya suap air minum dulu kemudian makan menu yang telah disiapkan rumah sakit. Besok, 18 Desember 2019 adalah jadwal pulang. Selanjutnya kami boleh rawat jalan, mungkin akan butuh bantuan fisioterapis juga.

Dalam kelas bunda Cekatan kami diminta memetakan hal-hal yang disuka dan bisa, disuka tapi tidak bisa, tidak disuka dan tidak bisa, tidak disuka tapi bisa. Saya berpikir inilah hal-hal tersebut

Mari fokus ke hal-hal yang saya bisa dan saya suka

1. Silaturahim

Setelah berkeluarga, sesekali rindu berkumpul bersama keluarga besar, teman-teman sekolah, teman-teman sekolah. Rasanya bahagia kalau sudah saling bertukar cerita apalagi ditemani camilan yang enak-enak hihihi.

2. Travelling bersama Keluarga

Agenda tahunan keluarga termasuk di dalamnya ibu dan adek-adek saya adalah berwisata bersama. Tak perlu mahal, yang penting bisa melepas penat sekaligus membangun bonding. Masih ada kaitannya dengan silaturahim ya sebenarnya. Tapi kalau silaturahim identik dengan kita berkunjung ke rumah mereka. Sementara travelling biasanya kami mendapat pengalaman baru karena mengunjungi tempat-tempat baru pula. Anak-anak pun dapat bahan cerita untuk proyek menulis mereka.

3. Menulis Jurnal

Hadirnya blog ini karena saya suka menulis jurnal sejak SMP, dulu menulis di buku harian yang kertasnya berwarna-warni. Kemudian kenal platform blog sehingga saya bisa menuangkan ide-ide.

4. Jualan Online

Selepas kuliah saya sudah diterima bekerja di sebuah perusahaan swasta milik asing. Rasanya menyenangkan memiliki penghasilan sendiri. Tapi karena kewajiban sebagai ibu dan istri, saya merelakan resign dari kantor dan dengan bahagia menjalani peran baru. Ingin tetap berpenghasilan dari rumah, saya meminta ijin suami berbisnis online. Alhamdulillah diijinkan dan bertambahlah kebahagiaan memegang uang sendiri tanpa meninggalkan tugas domestik.

5. Membacakan cerita untuk anak

Anak-anak suka mendengar cerita dan ternyata klop dengan saya yang suka membaca. Tiap malam sebelum tidur kami hapalan surat pendek, memulai aktivitas membaca cerita dan menutupnya dengan doa tidur. Kalau absen sehari saja, Anak-anak bertanya dongeng apa yang akan dibaca malam ini? Sehingga saya bersemangat kembali melakukannya.



#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional


Minggu, 08 Desember 2019

Ibu, Stop Pemakaian Antibiotik Berlebihan


Pagi yang cerah di Gedung Pusat Diagnostik Terpadu (GPDT) RSUD Dr. Soetomo. Seorang ibu membawa anaknya yang flu berobat. 

"Dok, saya mau obat paling bagus ya untuk anakku yang cantik ini."
"Oh hanya flu ringan bu. Tidak perlu obat apalagi antibiotik."
"Saya mampu beli kok dok. Kasih saja obat."

Terdengar akrab bukan? Tenang percakapan di atas adalah pertunjukan drama dari dokter spesialis anak RSUD Dr. Soetomo dalam Seminar Pekan Kewaspadaan Antibiotik Dunia 2019 tanggal 30 November 2019.



Sekarang, seluruh negara mengkhawatirkan peningkatan munculnya bakteri resisten. WHO 2013, melaporkan 700.000 kematian akibat komplikasi bakteri resisten pertahun. 

APAKAH ITU BAKTERI RESISTEN? 

Bakteri Resisten adalah bakteri yang akibat perubahan biologis, salah satunya mengalami mutasi sehingga tidak bisa dimatikan oleh antibiotik yang biasa digunakan. Hal tersebut terjadi karena bakteri beradaptasi dengan antibiotik tidak tepat guna. Semakin tidak rasional pemakaian antibiotik maka semakin tinggi risiko munculnya bakteri resisten, multi resisten atau pan resisten. Bahkan ada Super Bugs yaitu bakteri kebal oleh semua jenis antibiotik. Serem!

KAPAN SEBAIKNYA MEMAKAI ANTIBIOTIK? 

Antibiotik sebenarnya hanya digunakan untuk infeksi akibat bakteri. Tidak cocok digunakan untuk infeksi akibat virus. Virus berukuran lebih kecil dibanding bakteri. Bakteri pun ada dua jenis, bakteri yang bisa menginfeksi dan bakteri baik. Dalam tubuh manusia tinggal 90 triliun bakteri, pada umumnya bakteri tersebut disebut bakteri baik atau normal flora. 

Normal flora berguna karena memproduksi komponen vitamin B&K, membantu mencerna makanan dalam usus, stimulasi dan meningkatkan kekebalan tubuh, menghambat perkembangan bakteri jahat.

Oleh karena itu, ketika manusia menggunakan antiobiotik saat terkena infeksi virus sesungguhnya dia sedang mematikan bakteri baik sehingga bakteri jahat yang terlanjur ada di tubuh akan berkembang biak menyebabkan kekebalan tubuh menurun. 

Jenis bakteri yang bisa menyebabkan penyakit antara lain : E. Coli, Staphylcoccus sp, Streptococcus sp, Klebsiella Pneumonia, dll. Sedangkan bakteri baik ada 500-1000 jenis yang terbanyak golongan Lactobacillus sp, Fusobacteria, Actinobacteria, Protebacteria, dll.

MENGAPA BAKTERI RESISTEN HARUS DICEGAH? 

Seperti dijelaskan di atas, pada tahun 2013 WHO melaporkan kematian akibat bakteri resisten sebanyak 700.000 bila tidak diatur pemakaian antibiotik akan ada ancaman tahun 2050 terjadi bencana kematian global sebanyak 10 juta jiwa/tahun. 

Dr. Keiji Fukuda dari WHO pun menyatakan saat ini akibat bakteri resisten, infeksi dan cidera ringan yang seharusnya dapat diobati bisa membunuh siapapun. 

Amerika Serikat dengan populasi 500 juta jiwa terdapat angka kematian akibat bakteri resisten sebanyak 25.000 jiwa/tahun dan menghabiskan dana Rp 281 triliun. Negara-negara di Eropa dengan populasi 300 juta jiwa terdapat kematian akibat bakteri resisten sebanyak 23.000 jiwa/tahuntahun dan menghabiskan dana Rp 23 triliun. 

Sementara Thailand dengan populasi 77 juta jiwa, terdapat kematian akibat bakteri resisten sebanyak 38.000 jiwa/tahun menghabiskan dana Rp 20 triliun rupiah. Di Indonesia sendiri kejadian antimikrobial resisten meningkat dari tahun ke tahun.

DIMANA MEMBELI ANTIBIOTIK DAN BAGAIMANA SEHARUSNYA MENGKONSUMSI ANTIBIOTIK? 

Konsumsi antibiotik harus menggunakan resep dokter dengan dosis dan jangka waktu yang tepat. Jangan gunakan antibiotik berdasarkan rekomendasi orang lain. Selalu konsultasikan penggunaan antibiotik kepada apoteker atau dokter.

Jangan gunakan antibiotik dari resep sisa, antibiotik yang diresepkan harusnya dihabiskan tidak bersisa. Tidak boleh berbagi antibiotik, karena kasus tiap individu bisa berbeda maka baiknya satu individu satu antibiotik. Umumnya antibiotik dikonsumsi 30 menit setelah makanan bertujuan menghindari interaksi obat dengan makanan dan mencegah rusaknya obat karena asam lambung.

APA SAJA PENYAKIT-PENYAKIT YANG TIDAK PERLU PENGGUNAAN ANTIBIOTIK? 

Penyakit yang sering dialami manusia tapi sebenarnya tidak butuh antibiotik : PNEUMONIA, FLU, BATUK, DIARE TANPA DARAH, DEMAM BERDARAH, CACAR AIR, CAMPAK, HEPATITIS, GONDONGAN, TIFOID, LUKA.

Prinsip utama jika sakit adalah konsultasi ke ahlinya. Jika dokter meresepkan antibiotik berlebihan tanyakan ke apoteker apakah aman? Lebih baik jika kita senantiasa menjaga kesehatan.


Rabu, 20 November 2019

SEHAT DAN CANTIK DENGAN BAHAN ALAM

Waktu kecil dulu, ada penjual jamu selalu melewati gang rumah. Masih tradisional kemasannya berupa botol air mineral 1 liter, beliau menyediakan gelas kaca dan plastik untuk pembeli yang ingin bawa pulang. Ibu bilang saya harus mencoba minum jamu karena khasiatnya bagus terutama bagi perempuan. Salah satunya temulawak

Manfaat temulawak sebagai obat sudah cukup lama diketahui. Bisa mengatasi masalah sistem pencernaan. Kedua, mengatasi osteoarthritis. Osteoarthritis adalah penyakit sendi degeneratif, di mana sendi-sendi menjadi terasa sakit dan kaku. Ketiga, mencegah serta membantu pengobatan kanker. Walaupun masih sangat sedikit penelitian yang tersedia terkait manfaat temulawak dengan pengobatan kanker, beberapa ahli percaya akan khasiat tanaman ini. Temulawak dapat berguna untuk membantu pengobatan kanker prostat, kanker payudara, dan kanker usus didukung dengan sebuah riset yang dilakukan pada tahun 2001, menyatakan bahwa temulawak dapat menghambat pertumbuhan serta perkembangan kanker prostat.

Para peneliti dari University of Maryland Medical Center menjelaskan bahwa bahan-bahan herbal mungkin bisa membantu menghentikan pertumbuhan kanker berkat zat antioksidan yang terkandung di dalam obat herbal, termasuk temulawak. Keempat, obat antiradang. Kelima, antibakteri dan antijamur. Keenam, obat jerawat. Ini karena temulawak memiliki sifat astringent. Astringent bermanfaat untuk mengurangi produksi minyak dari kelenjarnya. Selain itu, kandungan antiseptik di dalamnya juga bisa membantu membersihkan kulit dari bakteri penyebab jerawat. Ketujuh, menjaga kesehatan liver. Kedelapan, obat diuretik. Diuretik merupakan zat yang membantu membersihkan tubuh dari garam (natrium) dan air, sehingga tak terjadi penumpukan cairan di dalam tubuh. Zat ini merangsang ginjal untuk melepaskan lebih banyak natrium ke dalam urine.

Banyaknya manfaat tersebut membuat saya terus mengingat pesan ibu. Sayangnya, tiap minum temulawak saya mesti berjuang dengan rasa pahit. Walau setelahnya bisa dibilas oleh sinom, nama jamu juga tapi rasanya asam segar. Ketika menjadi ibu yang aktif 24 jam menyiapkan keperluan anak dan suami, saya menyadari butuh tambahan suplemen agar tetap fit. Rasanya pekerjaan rumah nggak habis-habis. Belum lagi kegiatan di luar rumah karena ingin tetap berkarya untuk lingkungan. 

Saat belanja bulanan di Alfamidi, ketemu deh sama Herbadrink Sari Temulawak, kemasannya praktis dijual satu box dengan isi 5 sachet. Harganya terjangkau. Kalau jamu tradisional mesti diseduh pakai air hangat, herbadrink fleksibel. Cuaca panas kalian bisa pakai air es, cuaca dingin kalian bisa pakai air hangat. Rasanya nikmat, setelah minum terasa kerongkongan bisa lega maklum musim kemarau buat kerongkongan kering.


Selain varian temulawak, untuk kamu ibu yang aktif sepertiku coba varian Lidah Buaya, Sari Jahe dan Kunyit asam. Dijamin ketagihan. Saya juga sudah coba lidah buaya. Lidah buaya dikenal sebagai peluruh alami, sehingga membantu proses detoksifikasi dalam tubuh. Kalau detoks lancar otomatis perbaikan dan peremajaan kulit bisa terjadi. 


O iya untuk varian lidah buaya sugar free lho. Setengah sendok jus lidah buaya yang diberikan selama 14 minggu terbukti mengurangi kadar gula darah sebesar 45 persen. Sudah lidah buaya bisa mengurangi diabetes ternyata Herbadrink Lidah Buaya sugar free pula. Lihat komposisinya mengandung 4,6 g ekstrak lidah buaya setara 10,4 g daun lidah buaya. Padahal setengah sendok itu sekitar 8 g.



Ini sih udah seperti jamu modern ala aku. Nanti kalau ke rumah ibu, aku akan bawakan beberapa varian Herbadrink agar beliau selalu sehat dan cantik. Teman-teman juga bisa coba membuktikan manfaat alaminya. Karena sehat adalah harta yang paling berharga.

Minggu, 17 November 2019

DAPUR KOPI YANG TAK LEKANG OLEH WAKTU

Kalau melintas di jl. Sunan Drajat no 52-54 coba perhatikan sekeliling, kalian akan menemukan toko roti sekaligus kafe bernama Dapur Roti dan Dapur Kopi by Lyly. 

Bersebelahan dengan toko roti Lyly itu sendiri. Sebenarnya siapakah sosok di balik Lyly? Lyly Bakery adalah perusahaan produksi dan pemasaran bakery, cake, pastry dan donat di kota Lamongan. Perusahaan ini bermula dari sebuah home industry yang dirintis oleh Hj. Liliek Chusnaini sejak tahun 1990. 

Di tahun 2011, perusahaan ini sudah tergolong industri menengah dan sudah mengantongi ijin usaha dari pemerintah. Berkat keuletan yang didukung putra putrinya, Lyly Bakery memantapkan dirinya sebagai market leader di kota Lamongan dalam bidang kuliner yang banyak menyerap tenaga kerja. 

Bisa dibilang, Dapur Kopi ini segmen bisnis baru  dari Lyly Bakery berupa kafe untuk milenial. Walau berawal dari bakery, Dapur Kopi juga menyediakan menu makanan berat seperti nasi goreng, steak, pizza yang siap menggoyang lidah kalian. Pilihan minumnya pun bervariasi di sini. Ada kopi, teh, bahkan minuman warna-warni pun tersedia. 

Makanan favorit saya di situ banyak hehe, burger hitamnya unik, steaknya besar dengan bumbu lezat berpadu baked potato lumer di mulut. Kalau kalian suka mencari signature dish sebuah tempat makan, saya rekomendasikan Beef Premium Steaknya. Untuk minumnya, favorit saya americano dan Blue Lemonade. Blue Lemonade adalah minuman lemon tapi memiliki sensasi soda. Cocok diminum saat panas terik. 

Kafe ini buka dari jam 11.00 sampai jam 22.00, tepat di jam-jam makan siang dan pulang sekolah. Lokasi yang strategis di dekat kantor pemerintahan dan alun-alun membuatnya selalu ramai pengunjung. Harga pun bervariasi, dibandrol dari 10.000-80.000 yang saya ingat Beef Premium Steak harganya 70.000 sementara Blue Lemonade 15.000. Bisa saya bilang Dapur Kopi adalah kafe semua kalangan. 

Tiap Rabu, kalian bisa mendengar live music bertema tembang kenangan untuk menemani bersantai. Dapur Kopi juga menyediakan ruang meeting yang bisa menampung hingga 100 orang. Bahkan klub sepakbola Joko Tingkir, Persela beberapa kali mengadakan press conference di sana. Dapur Roti merupakan official snack Persela. 

Asyiknya lagi, karena Lamongan sudah punya alat pembayaran non tunai bernama Lamongan Pay dan  Dapur Kopi salah satu merchant yang bekerja sama. Kita bisa membayar yang kita pesan, cashless. 

Interior Dapur Kopi instagramable dan cukup nyaman. Ada box telpon merah ala London. Ada sudut yang dihiasi frame dengan quote beraneka ragam. Bagian dalamnya pun ada beberapa sofa empuk, karena terletak di lantai dua kita bisa melihat lalu lalang kendaraan Kabupaten Lamongan. Saat malam hari suasana romantis bisa kita dapatkan sebab balkon dihiasi lampu kelap kelip. 

Menemukan Dapur Kopi bagi pecinta kopi dan tempat unik di Lamongan bagai menemukan harta karun. Konsep interior kafe tertata rapi, makanan dan minuman enak, lokasi strategis, cocok untuk refreshing bersama keluarga atau mengadakan pertemuan dengan rekan bisnis. 

Minggu, 27 Oktober 2019

POHON HARRY POTTER DI LAMONGAN

Masa remaja saya cukup indah dihiasi beragam novel dan film fiksi dengan cerita unik. Salah satunya Harry Potter. Berkisah tentang anak 11 tahun yang baru tahu dirinya penyihir.

Dia diundang Hogwarts untuk belajar ilmu sihir di sana. Buku Harry Potter ditulis oleh JK. Rowling memiliki 7 seri.

Di seri ketiga, Harry Potter and Prisoner Of Azkaban (Harry Potter dan Tawanan Azkaban) ada pohon raksasa, The Whomping Willow yang menghambat perjalanan Harry Potter dan Ron menuju Hogwarts.

Pohon Raksasa di Harry Potter
The Whomping Willow Harry Potter

Kamis, 10 Oktober 2019

SEGO BORAN, KULINER KHAS LAMONGAN

Jalan-jalan ke Lamongan tak lengkap kalau belum icip Sego Boran. Boran bukan nama lauk atau sayur ya. Tapi tempat nasi yang dipakai penjual. Seperti ini bentuknya

Wadah bambu tempat nasi
Boran

Kamis, 11 April 2019

ANAK TUMBUH OPTIMAL DENGAN PIJAT

Branch Manager Johnson’s Baby.

Setiap ibu pasti ingin yang terbaik untuk tumbuh kembang optimal anak. Begitu juga ibu Wynne Lukman, Branch Manager Johnson’s Baby. Beliau bercerita walau bekerja selalu menyempatkan waktu untuk pijat sendiri sang anak. 

Kalau tidak bisa, ada asisten yang menggantikan dengan dilatih terlebih dahulu. Memberi stimulasi berupa sentuhan termasuk pijat bayi banyak manfaatnya. 
Back to Top