Selasa, 11 Februari 2020

BUNDA CEKATAN MINGGU KEEMPAT, BELAJAR SELF HEALING

Minggu keempat bunda Cekatan. Bidang ilmu yang saya pilih masih manajemen Emosi. Saya masuk ke kelas kecil yaitu self healing sebab sepertinya itu yang saya butuhkan untuk manajemen emosi

Saya mendapatkan beberapa ilmu dari teman-teman baik di Telegram maupun di whatsapp. 

Beberapa diantaranya :



A. Mengenali Toxic Person


Menurut mbak Shinta Rini, pemateri di Telegram Manajemen Emosi berikut adalah ciri toxic person, 

Cara menghadapinya :

1. Pahami bahwa mrk memiliki luka batin yg belum sembuh jd sikap dan respon yg ditampilkan ke qt selalu negatif, kalau sanggup menghadapi dg tenang, lanjutkan. Jika tidak sanggup, beri jarak.

2. Mereka akan menghabiskan energi positif mbak karena kosongnya tangki cinta dalam dirinya, jika mbak punya tangki cinta yg banyak, bisa sayangi, beri perhatian tulus, tangkap emosi apa yg mereka sering tampilkan lalu beri apa yg mrk butuhkan dan doakan yg tulus. Kl tangki cinta mbak kurang, lebih baik beri jarak.

3. Jgn memasukkan dalam hati dan pikiran apa yg mereka ucapkan ttg mbak, krn mereka sebenarnya sedang mengalirkan emosinya saja. Jgn terpengaruh dan stay calm

B. Metodi Tapping yang bisa digunakan untuk self healing


C. Metode Hoponopono

Materi ini di kelas disampaikan oleh mbak Rusna Meswari

MAU TAHU TERAPI HOOPONOPONO?

Sebuah terapi yang bertujuan untuk membersihkan ingatan dan alam bawah sadar kita dari pikiran dan emosi masa lalu yang negatif. Terapi ini dipopulerkan oleh Dr. Hew Len. Istilah Ho'oponopono berasal dari bahasa Hawaii yang bermakna membetulkan atau meralat sebuah kekeliriuan.

Masa lalu yang pernah menoreh luka di hati seringkali membuat kepercayaan diri dan harga diri seseorang menurun. Kepribadian dasar yang fitrah suci bahagia tak jarang berubah menjadi pemurung, suka menyendiri, menghindari kontak sosial, dan sensitif dengan penilaian orang lain. Kondisi inilah yang ingin diperbaiki melalui terapi Ho'oponopono.

Terapi yang akan membawa seseorang untuk kembali menjadi dirinya yang fitrah. Tidak peduli sekelam apa masa lalu yang pernah ia hadapi. Setiap orang bisa untuk kembali lagi pada fitrahnya, menjadi pribadi yang bahagia.

Dr Hew Len dalam bukunya yang berjudul Zero Limit mengatakan bahwa kita bertanggung jawab penuh atas kehidupan, dan kita dapat menyelesaikan masalah dan menghilangkan emosi negatif dalam kehidupan kita dengan cara memperbaikinya dengan pikiran kita. Membersihkan ingatan kita dari data-data buruk yang masih tersimpan di alam bawah sadar kita. Sampai kita berada di titik nol kembali (fitrah) dan mendapat pencerahan.

"Luka batin, dendam jangka panjang, dan kesalahan di masa lalu dapat merusak hubungan kita dengan diri kita sendiri dan orang lain" diungkap oleh Dewi Indra dalam bukunya yang berjudul seni melupakan da berdamai dengan masa lalu. Tentu bila luka batin ini diperlihara berkepanjangan hanya akan membuat diri kita semakin tak berharga.

Bersihkan luka batin itu dengan terapi Ho'oponopono. Ada empat frasa dalam terapi ini, saya kutip dari buku Dewi Indra, antara lain:

1. MAAFKAN AKU
Yang berarti kita menyesal dan mengambil penuh tanggung jawab terhadap apa yang ada di pikiran kita selama ini. Bahkan yang sepertinya terjadi di luar sana, sebenarnya berasal dari pikiran kita.

Karena seringnya kita cenderung menyalahkan orang laina atas masalah yang terjadi. Maka saat ini ambil tanggung jawab atas apapun yang anda alami.

2. TOLONG, AMPUNI AKU
Tak peduli pada siapa anda minta maaf, lakukanlah, mintalah maaf. Pada diri sendiri, pada orang lain, pada Tuhan, minta maaflah.

3. TERIMA KASIH
Berterima kasihlah atau bersyukurlah pada diri anda sendiri, pada Tuhan, pada semesta, pada orang di sekitar anda. Bersyukurlah.

4. AKU MENCINTAIMU
Ungkapkan rasa cinta Anda. Katakan pada Tuhan, semesta, tubuh anda, pikiran anda, dan bahkan pada masalah yang anda alami. Katakan berulang kali hingga anda bisa meresapi dan merasakannya.

Lakukan terapi ini sambil anda membayangkan emosi atau ingatan tertentu yang ingin anda bersihkan. Ambil waktu yang khusyu dan tenang agar hasilnya lebih meresap.

Berikut gambarannya:

"...(Nama Anda ) Saya menyesal.
"... (Nama anda ) Maafkan saya.
"...(Nama anda) Terima kasih.
'...(Saya mencintaimu."

Lakukan minimal tiga kali di setiap masalah, memori atau emosi yang ingin anda bersihkan.

Anda juga bisa melakukannya untuk emosi negatif atau luka batin yang disebabkan oleh orang lain dengan cara mengganti Nama anda dengan nama orang yang anda maksud.

Langkah selanjutnya adalah PASRAH da percaya penuh dengan ikhlas kepada Tuhan. Biarkan Tuhan yang menghapus memori negatif dari pikiran kita. Lakukan saja lalu pasrahkan dengan ikhlas hasilnya pada Yang Kuasa.

Ketika "di dalam" telah selesai, maka "di luar" akan selesai dengan sendirinya. Ketika kita telah membersihkan pikiran kita maka masalah yang ada di luar pun akan terselesaikan dengan sendirinya.

Janji Allah SWT "Kerjakan urusanKu, maka segala urusanmu AKU yang selesaikan."

Bersihkan hati kita dari segala penyakit hati, bila hati kita bersih, pikiran jernih, tubuh pun sehat. Sebagaimanan hadist Nabi bahwa di dalam tubuh kita terdapat segumpal daging, yakni hati. bila ia bersih maka bersihlah semuanya.

Sehatkan hati dan pikiran kita. Bersihkan dari segala penyakit hati, maka insya Allah sehatlah semuanya. Masya Allah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar