Sabtu, 01 Agustus 2020

DAMPINGI ORANG TUA SAAT PANDEMI

Orang tua adalah golongan rentan terpapar COVID-19

Sudah lima bulan sejak COVID-19 pertama kali muncul di Indonesia, dampingi orang tua saat pandemi menjadi hal penting dilakukan. Angka positif naik berkali lipat bahkan tercatat hingga 109.936 jiwa (per 1 Agustus 2020).

Selain anak-anak, orang tua adalah golongan rentan terpapar. Angka kematian akibat COVID-19 di Amerika 80% berasal dari lansia usia 65 atau lebih. Sementara di Indonesia, COVID 19 menyebabkan banyak kematian orang rentang usia 45-65 tahun.


Sebenarnya rasa rindu sangat besar ingin bertemu ibu. Tapi saya perantau yang tinggal beda kota dengan beliau. Saya harus menahan diri demi kebaikan bersama.

Ibu adalah pengajar di salah satu SMK Negeri Surabaya. Memasuki era new normal, beberapa karyawan sudah masuk kerja termasuk ASN seperti ibu.

Saya senantiasa mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan sebelum berangkat, di kantor maupun pulang ke rumah.

Untung, ibu termasuk paham bagaimana COVID-19 merusak tatanan perekonomian serta menyebabkan kematian puluhan ribu jiwa.

Sebelum berangkat kerja, beliau menyiapkan bekal makan dan air putih lengkap dengan alat makan pribadi. Tak lupa membawa masker cadangan yang dimasukkan dalam pouch, tisu basah, dan hand sanitizer.

Dalam perjalanan, ibu tertib mengenakan masker. Beliau memilih taxi online yang sudah dilengkapi protokol kesehatan sebagai sarana transportasi.

Kemudian, di kantor beliau sebisa mungkin menghindari kerumunan. Hanya berbicara seperlunya dan rutin membersihkan tangan.

Sampai di rumah, beliau akan langsung mandi dan mencuci baju serta masker yang telah dipakai.

Ada beberapa tips yang hendak saya bagi terkait mendampingi orang tua saat pandemi, hal-hal berikut bisa dilakukan walau kondisi kita sedang beda kota.

1. PERHATIKAN EMOSINYA

Setidaknya sehari sekali kirim pesan pada orang tua entah lewat aplikasi WhatsApp atau sms. Apalagi jika orang tua masih aktif bekerja. Pasti ada waktu merasa stres karena pekerjaan. 

Dengan saling berkabar, orang tua merasa diperhatikan dan punya saluran bercerita sekadar melepas penat. Kirim benda yang terkait dengan hobinya agar bisa dilakukan di kala senggang. 

Menghindari stres adalah cara mencegah Covid 19

Misal jika orang tua hobi merajut, kita kirimkan seperangkat alat rajut baru atau jika orang tua hobi berkebun maka kirimkan benih-benih tumbuhan yang mereka sukai.

Menghindari stres merupakan cara meningkatkan imunitas tubuh yang paling murah. Jangan lupa mengingatkan orang tua meminum vitamin, beristirahat cukup dan tidak terlalu memforsir tubuh saat beraktivitas.

2. AJAK NGOBROL LEWAT VIDEO CALL

Ketika jarak memisahkan dan tak bisa bertemu secara fisik, alternatifnya menggunakan video call sebagai sarana komunikasi. 

Dilansir dari Bustle, isolasi selama pandemi dapat mengubah otak Anda secara fisik. Sehingga menyebabkan seseorang lebih cemas, curiga, dan cepat marah. Melakukan video call dapat meredakan emosi-emosi tersebut serta membantu merasa lebih terhubung dengan orang-orang di sekitar.


Cara untuk melepas rindu dan tetap terhubung adalah video call

Demi mencegah penyebaran virus COVID-19, kita harus bersabar dan menenangkan hati orang tua walau berjauhan tetap dapat saling mengetahui keadaan secara real time. Mereka akan merasa nyaman dan bersenang-senang.


3. CEK KESEHATAN

Virus COVID-19 membuat sistem imun penderitanya melemah. Pada kasus yang menyerang lansia, gejalanya bisa mirip dengan gejala stroke. Selama beberapa hari, ada yang mengalami gangguan kognitif, berhenti berjalan, serta menjadi sangat lemah dan lesu.

Maka selain asupan vitamin dari dalam, para orang tua hendaknya kita ingatkan rutin bergerak misal berjalan-jalan pagi di sekitar lingkungan rumah. Jika diperlukan, orang tua bisa menjalani fisioterapi mengingat kemampuan motorik pasti menurun.

Menurut KBBI, fisioterapi adalah pengobatan terhadap penderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot dengan tujuan melatih otot tubuh agar dapat berfungsi secara normal.

Fisioterapi biasa dilakukan orang dengan aktivitas fisik berat seperti atlet atau penderita kelumpuhan akibat sakit. Lansia membutuhkan fisioterapi untuk mengembangkan, memelihara, dan memulihkan fungsi gerak.

Disarankan juga melakukan tes COVID-19 saat ditemukan gejala demam, batuk kering, hilangnya indera perasa atau penciuman, sakit kepala dan sesak napas.

Supaya praktis, kita perlu mencari layanan kesehatan yang menyediakan paket lengkap fisioterapi sekaligus tes COVID-19 bagi orang tua kita tercinta.

Seperti Klinik NK Health, yang beralamat di LANTAI 3 TATALOGAM TOWER, Jl. Arjuna Utara No.89, RT.9/RW.1, Duri Kepa, Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11460.

Klinik NK Health memiliki 2 orang fisioterapis yang mengambil pendidikan di luar negeri, yaitu Nicolas Bagus dari Universitas Melbourne dan Sugiyanto dari Universitas Holland. Klinik Nk Health dengan Fisioterapis yang profesional dan mengikuti standar pengobatan luar negeri, menangani semua masalah muskuloskeletal dengan Fokus kepada Pengobatan dengan Evidence Base.

Klinik fisioterapi yang menyediakan tes Covid 19

Saya menemukan klinik ini dari Halodoc. Aplikasi yang membantu kita berkonsultasi dengan tenaga medis maupun mencari layanan kesehatan yang diperlukan hanya lewat smartphone. Bahkan kita juga bisa membeli alat kesehatan maupun obat dan vitamin yang nanti diantar ke rumah. 

Semoga kita selalu diberikan kesehatan dalam melalui pandemi ini. Tetap semangat beraktivitas bersama keluarga tercinta. Jangan lupa berdoa agar wabah segera berakhir.

3 komentar :

  1. Wah, salut Mbak. Ibunya masih produktif sampai sekarang. Untunglah beliau tertib dan patuh protokol kesehatan ya karena memang usia sepuh rentan terhadap virus wabah sekarang. Semoga sehat selalu dan wabahnya cepat berlalu, biar ekonomi balik lagi dan pendidikan juga normal di kelas kayak dulu. Pokoknya kudu ekstrawaspada ya Mbak sekarang, jaga kesehatan diri dan orangtua. Syukurlah ada Halodoc yang praktis banget, cek kesehatan dan janjian konsultasi pun bisa ya. Dokter dan tenaga kesehatan juga berpengalaman. Cocok buat masa pandemi, memudahkan pasien.

    BalasHapus
  2. Makin praktis ya Mbak sekarang periksa kesehatan. Bisa pesan obat dan alat kesehatan lewat aplikasi untuk dikirim ke rumah. Salut sama inovasi Halodoc, apalagi pas pandemi begini, memudahkan pasien. Ga perlu keluar rumah cuma buat beli obat. Janjian konsultasi pun bisa lewat hape, beneran bagus ini. Terutama kalau ada pasien orangtua ya, kasihan kalau wira-wiri ke tempat periksa tapi ga ketemu dokter misalnya.

    BalasHapus
  3. Orangtua harus disayang dan didampingi ya Mbak, terutama saat wabah begini, mereka termasuk rentan terpapar virus. Mesti dijaga emosi dan asupan gizinya. Kalau perlu cek kesehatan, bisa manfaatin Halodoc yang praktis dan mudah. Ga ribet coz bisa janji konsul, ga merepotkan. Sehat selalu buat ibunya, Mbak!

    BalasHapus

Back to Top