Resep Tetap Fokus Mengejar Target Marketing Tanpa Gangguan Mata Kering

Insto dry eyes


Kerja jadi marketing motor itu seru, tapi jujur capeknya luar biasa. Hari-hari saya diisi jadwal yang padat mulai dari mengawal pameran motor di mall, menemani calon pembeli yang mau test drive, follow up konsumen dari handphone.

​Dari sekian banyak agenda, ada satu momen yang paling saya dan tim nantikan sejak lama, yaitu pameran otomotif tahunan terbesar di kota kami, Pekan Raya Jatim. Pameran ini bukan sekadar ajang jualan biasa. Buat saya, ini kesempatan emas untuk mencapai target closing bulanan sekaligus membuktikan performa penjualan terbaik.

​Dari jauh-jauh hari kami sudah antusias. Kami merancang strategi promosi motor matic terbaru, menyusun skema kredit paling murah, sampai menata booth pameran biar kelihatan keren. Pokoknya semangat membara.

​Saat Gejala Mata Kering Merusak Momen Pameran

Hari pertama pameran akhirnya tiba. Sejak pagi, booth kami langsung diserbu pengunjung. Saya melayani calon pembeli satu per satu dengan penuh semangat. Tapi pas masuk sore hari, tubuh dan mata saya mulai nggak kompromi.

​Angin dingin dari AC pameran yang terus-terusan, ditambah mata yang tidak berhenti menatap layar buat hitung simulasi cicilan motor, bikin mata saya mulai protes. Saat itulah Gejala Mata Kering melanda.

​Rasanya benar-benar menyiksa. Kondisi Mata SEpet, PErih, LElah langsung menyerang bersamaan. Mata rasanya kelilipan pasir dan sepet tiap kali berkedip. Yang paling buat canggung, mata saya sampai berair karena menahan perih waktu lagi serius-seriusnya menjelaskan fitur motor ke prospek potensial.

​Momen penting yang sudah saya nantikan berbulan-bulan mendadak kacau. Fokus saya terbelah antara menjelaskan unit motor atau menahan rasa pedih di mata. Niat mau tampil profesional malah jadi serba salah.

​Pelajaran Penting Buat Pekerja Lapangan

Kejadian hari itu jadi tamparan keras buat saya. Sebagai marketing motor yang tiap hari akrab sama debu jalanan, angin malam saat pameran, dan layar gadget, kesehatan mata itu modal utama. Dari pengalaman itu, saya belajar beberapa kebiasaan baru untuk menjaga mata

1. Terapkan Aturan 20-20-20

Kerja marketing zaman sekarang tidak bisa lepas dari layar gadget. Mulai dari hitung simulasi cicilan, follow-up prospek via WhatsApp, sampai rekap data calon pembeli di laptop. Setiap kali harus menatap layar dalam waktu lama, saya membiasakan diri untuk rehat sejenak setiap 20 menit. Caranya cukup dengan mengalihkan pandangan ke objek yang jaraknya sekitar 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Kebiasaan kecil ini ampuh buat bikin otot mata rileks kembali dan tidak gampang tegang

2. Selalu Pakai Pelindung 

Perjalanan menuju lokasi event, menemani konsumen test drive buat saya berhadapan langsung dengan debu jalanan, asap knalpot, dan terpaan angin malam. Dulu saya suka asal buka kaca helm kalau gerah. Sekarang, kaca helm wajib hukumnya ditutup rapat saat berkendara. Kaca helm berfungsi sebagai benteng pertahanan utama yang melindungi lapisan air mata agar tidak cepat menguap diterpa angin.

3. ​Jangan Lupa Minum 

Saat kejar target di pameran atau sibuk negosiasi dengan konsumen, kita sering lupa minum air putih. Padahal, kurang minum langsung berdampak pada berkurangnya produksi air mata alami. Makanya, saya selalu menyiapakn botol air minum sendiri di booth atau di bagasi motor. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh terbukti efektif menjaga kelembapan jaringan mata dari dalam.

​Solusi Tepat Menemukan Insto Dry Eyes

Insto Dry Eyes


​Seorang senior sesama marketing melihat kondisi saya. Dia langsung bilang kalau mata saya itu kering dan menyarankan beli tetes mata khusus. Dia merekomendasikan produk #InstoDryEyes

​Tanpa pikir panjang, jam istirahat saya langsung lari ke Indomaret terdekat buat beli dua botol. Begitu diteteskan ke mata, rasanya lega banget. Sensasi perih dan gatal yang mengganggu tadi perlahan hilang, digantikan rasa sejuk dan lembap. Gara-gara pertolongan cepat itu, saya bisa balik ke booth dengan mata segar dan senyum lebar. Target closing hari itu pun akhirnya bisa diamankan.

​Ternyata, masalah mata SePeLe kalau didiamkan bisa bikin urusan pekerjaan jadi berantakan. Makanya, #MataSePeLeJanganDisepelein! Buat teman-teman yang profesinya mirip saya dan sering merasakan mata perih pas kerja, saran saya simpel, langsung aja Tetesin insto dry eyes biar performa kerja tetap maksimal. Yuk, jaga mata kita biar selalu nyaman di segala situasi #BebasMataKering

Insto Dry Eyes


Komentar

Postingan Populer