Selasa, 24 Desember 2019

Bunda Cekatan Minggu Kedua, Jadwal Kontrol Gips Adek

Mulai pekan kedua kelas Bunda Cekatan bertepatan jadwal kontrol gips adek. Para bunda diminta memetakan mana ketrampilan penting-mendesak, penting-tidak mendesak, tidak penting - tidak mendesak, tidak penting - mendesak dari tugas telur pekan pertama. 

Tanggal 23 Desember adalah jadwal kontrol si bungsu. Alhamdulillah kondisi gips baik. Dokter bilang saya sudah bisa menghentikan pemberian konsumsi pereda nyeri pada si bungsu. Keluhan adek hanya sesekali bagian dalam gipsnya terasa gatal dan minta dicopot. Namun, bisa diatasi dengan menepuk lembut bagian gatal. 

Semoga dua minggu lagi gips sudah bisa dilepas. Ada hal menarik yang dipelajari kakak dan adek saat menunggu dokter. Mereka menyaksikan video jenis-jenis code di rumah sakit, code red untuk tanda kebakaran, code blue untuk tanda ada pasien atau pengunjung henti napas, code pink jika terjadi kejahatan atau penculikan bayi. Mereka terus ingat sampai di rumah. Selain itu, hal menarik buat mereka di RS adalah adanya mesin minuman yang bisa dicoba serta Dunkin Donuts. Sebab di Lamongan sudah tidak ada Dunkin hihihi. 

Adek menonton video
macam-macam code di rumah sakit

Jadwal praktek dokter jam 17.00, kami dapat urutan ke 12. Jam 18.30 kami masuk ruangan dokter. Ternyata saya lupa, saat itu pula adalah jadwal saya memberikan training pada beauty community pebisnis online yang saya berkecimpung di dalamnya. Maka saya merasa klasifikasi ketrampilan ala saya adalah sebagai berikut

Selanjutnya, fokus ke ketrampilan yang penting dan mendesak. 

1. MEMASAK

Pekan lalu saya meletakkan memasak sebagai hal yang saya tidak bisa dan saya tidak suka 😄 kenapa tidak suka, karena memasak salah satu tugas domestik berantai mulai belanja, persiapan memasak, hingga mencuci semua peralatan dapur yang telah terpakai. Padahal proses masaknya menyenangkan. 

Tapi saya merasa perlu mengupgrade ketrampilan memasak agar customer VIP yaitu anak dan suami nyaman dan merindukan sentuhan tangan saya lewat makanan ketika berada jauh dari rumah. 



2. MENCATAT  PENGELUARAN KELUARGA

Berhubungan dengan hal yang saya suka dan bisa yaitu travelling, berjualan online serta silaturahim. Saya merasa perlu memiliki keahlian mencatat pemasukan dan pengeluaran keluarga. Istilah kerennya perencanaan keuangan. Dengan perencanaan keuangan yang baik, saya berharap dana bisnis online terpisah dana keluarga. Lalu saya berencana memfoto semua bon atau struk belanja sebagai evaluasi bulanan, pos pengeluaran apa yang paling banyak. Kalau bisa dihemat, tentunya dana travelling maupun dana beli oleh-oleh untuk silaturahim bisa lebih besar. 

3. MANAJEMEN WAKTU

Tidak sadar, kadang menghasilkan uang lewat bisnis online membuat waktu mengerjakan tugas domestik menjadi mundur dari yang seharusnya. Oleh karena itu, ketrampilan manajemen waktu penting dan mendesak untuk saya. Merasa perlu membuat to do list. Bersyukur pernah mempelajarinya di kelas matrikulasi dan bunda sayang. 

4. KEMAMPUAN SELF HEALING

Menjalani peran sebagai anggota berbagai komunitas sekaligus, membuat saya harus memiliki ketrampilan self healing. 

Pasti ada waktunya berbeda pendapat dengan anggota lain. Tentu saja karena tiap kepala punya latar belakang berbeda, pengalaman hidup berbeda di mana sudut pandang pemikirannya juga berbeda. Saat baper karena selisih paham ini jangan dibawa berlarut-larut apalagi keluarga sampai tau kita sedih. Nantinya malah kita tidak diijinkan berkomunitas lagi. 

Self healing ala saya adalah pergi ke dapur, buat es kopi sambil menikmati keripik kentang rasa keju lalu inhale exhale napas sejenak. 

5. KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI

Saya merasa perlu memiliki kemampuan komunikasi karena berhubungan dengan nomer 4. Dalam berkomunitas yang bahagia, komunikasi antar anggota penting untuk saling mengenal, saling berempati, mempromosikan komunitas pada orang luar. 

Selain itu, berhubungan pula dengan kegiatan yang saya suka dan saya bisa yaitu mendongeng untuk anak serta menulis jurnal. Sepertinya sepele, tapi karena anak-anak suka didongengi saya ingin mengupgrade kemampuan berkomunikasi secara verbal dan tulisan. 

Bagaimana dengan kamu? 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar