Tips Menjaga Kesehatan Hewan

Tips Menjaga Kesehatan Hewan Saat Pandemi- Berawal dari tiktok, sejak bulan lalu saya mulai gerakan memberi makan kucing di jalan. Inginnya memelihara kucing sendiri, namun anak sulung saya punya alergi jadi lebih memilih menyayangi kucing liar saja. Biasanya ada juga kucing tetangga yang tiba-tiba datang ke rumah cari makan. 


Kucing liar dan kucing peliharaan kadang punya selera makan beda, tergantung kebiasaan. Saya pernah kasih makan kucing peliharaan tetangga dengan pakan kucing kemasan beli di supermarket ternyata tak disentuh. Saat ngobrol dengan pemiliknya baru paham kalau biasa diberi pindang atau kepala bandeng yang sudah digoreng. 

Jika kalian berniat memberi makan kucing berupa ikan, pastikan ikan segar dan dimasak baik karena kucing pun bisa sakit jika makan bahan mentah. Sedangkan pakan kucing dalam kemasan punya nutrisi yang sudah disesuaikan, tapi perlu dicek apakah kucing kita suka.

Soal jam makan pun, kucing memiliki ritmenya sendiri. Rata-rata kucing mencari makan di pagi, sore, atau malam hari. Hal tersebut karena kucing tidak tahan dengan panas. Selain itu, dia mengikuti naluri alamiah berburunya. Pada pagi, sore maupun malam hari hewan seperti burung dan tikus, menjadi kurang aktif. Tentu lebih mudah menangkap buruan saat kurang aktif. 

Kebiasaan makan kucing lainnya adalah makan sedikit tapi sering, Saluran pencernaan kucing lebih pendek dibanding manusia, sehingga menampung makanan juga tidak banyak. 

Beda hewan beda pula cara makannya, anjing dan ikan misal. Kalau anjing makin tua usianya ternyata makin sedikit makan. Untuk pemberian makan ikan, bisa disesuaikan dengan jenisnya apakah termasuk ikan karnivora yang memakan serangga kecil, cacing atau ikan yang hanya makan lumut. 

Nah sebenarnya bagaimana cara menjaga kesehatan hewan yang tepat? Berikut adalah tips dari saya 

1. Jaga Kebersihan Tempat Tinggalnya

Kebersihan yang terjaga menghindarkan hewan peliharaan dan pemiliknya dari virus dan penyakit. Tiap hari buang kotorannya, cuci tempat makan dan minum dengan cairan cuci piring, Jika diperlukan, lakukan perawatan bulanan yaitu sanitasi kandang dengan disinfectant aman. 

Untuk kalian yang memelihara ikan, ganti filter rutin seminggu sekali. Biasanya ada hiasan di dalam aquarium, sikat juga sela-selanya dari kotoran. 


2. Check Up Kesehatan Rutin

Seperti juga manusia, hewan membutuhkan pemeriksaan kesehatan rutin. Khusus kucing betina, kalau dirasa sudah terlalu sering melahirkan dapat dilakukan tindakan steril. Konsultasikan pada dokter hewan, vaksin apa saja yang diperlukan peliharaan kita. 

Kita sebagai pemilik, bisa juga melakukan cek mandiri untuk memastikan hewan dalam keadaan sehat. Hewan yang sedang tidak sehat biasanya nafsu makannya turun lebih dari satu hari, gerakan menurun, kondisi anggota tubuhnya ada perubahan entah itu mata berair atau bulu yang mengalami kerontokan. 

Beberapa hewan menampakkan ciri tidak sehat dengan banyak tidur dan mengeluarkan kotoran lebih sering. Jika muncul tanda-tanda tersebut segera hubungi dokter.

Biasanya aku cek website atau aplikasi Halodoc untuk membaca artikel yang terkait kesehatan hewan. Kalian juga dapat berdiskusi dengan ahlinya tentang kondisi peliharaan kalian. Beberapa vitamin hewan dijual pula di sana, mudah dan praktis.

3. Berikan Mainan Hewan, Penghilang Stress


Dulu saat kondisi masih normal, mungkin kita leluasa mengajak hewan peliharaan jalan-jalan ke luar rumah. Sekarang, akan lebih baik mengurangi jadwal ke luar rumah dan menggantinya dengan menyediakan mainan untuk peliharaan kita. Sebab hewan pun dapat memiliki rasa bosan dan stres jika lingkungan tidak ideal baginya. Oh iya tiap memelihara hewan pastikan dia punya teman, semisal kucing baiknya memelihara 2 kucing, memelihara ikan, sebaiknya bersama kelompoknya. Dengan begitu, dia tak akan kesepian saat kita tinggal.




1 komentar

  1. wah iya mbak, benar banget nih
    aku juga selalu rutin menjaga kebersihan kandang kucingku, juga rajin buat ajak ke dokter

    BalasHapus