Bus Otomatis Pertama di Indonesia Ada di The Breeze, BSD City

Bus Otomatis Pertama di Indonesia Ada di The Breeze, BSD City

Tempo hari akhirnya saya bisa merasakan naik motor listrik di Surabaya. Setelah sekian lama penasaran lihat konten drama Korea atau YouTubers luar negeri yang sudah biasa keliling kota pakai kendaraan listrik. 

Mungkin untuk kawasan ibukota sudah banyak berseliweran. Bahkan hadir pula bus otomatis pertama di Indonesia, tanpa awak. Namun, bagi kota Surabaya masih proses transisi dari kendaraan konvensional sehingga dalam segi jumlah masih jarang. Padahal adanya kendaraan listrik membawa berbagai manfaat.

Manfaat Pakai Kendaraan Listrik 

Tak kenal maka tak sayang. Sabtu lalu, tanggal 9 Desember sepulang dari satu mall di Surabaya saya mendekati pangkalan ojek online. Tapi bukan motor biasa, mereka menggunakan motor listrik.

Saya lantas bertanya pada seorang driver bagaimana memesan armada motor listrik tersebut. Sebab di aplikasi belum ada pilihan khusus electric. Ternyata saya bisa order secara offline dengan catatan ada driver yang sedang luang.

Seru sekali pengalaman pertama naik motor listrik. Nah, saya jadi menyimpulkan kenapa pemerintah mendorong proses transisi ini, karena beberapa manfaat berikut

1. Tidak Bising

Bagi pengendara motor konvensional pasti akrab dengan suara mesin saat distarter atau saat melaju. Sesekali kalian mesti coba motor listrik sebab suara mesinnya halus, tidak berisik. Bahkan saya tidak sadar driver sudah pergi ketika selesai mengantar.

2. Tidak Mengeluarkan Asap 

Makin tua motor konvensional, asapnya makin tebal. Ada pula jenis motor konvensional yang walau baru tapi asapnya memang berlebih. Sementara motor listrik, mulai dinyalakan sampai ke tujuan saya tidak melihat adanya asap emisi bahan bakar yang dapat mencemari udara. Maka dari itu, di negara maju penggunaan kendaraan listrik sangat direkomendasikan karena ramah lingkungan.

3. Lebih Hemat

Saya sempat ngobrol dengan driver ojol motor listrik, menurut beliau lebih hemat dibanding pakai kendaraan konvensional. Apalagi saat harga bahan bakar serba naik. Bahkan selisihnya cukup jauh bisa sekitar Rp500.000 lebih hemat motor listrik.

Tertarik coba kendaraan listrik? Selain motor dan mobil. Saat ini tersedia bus otomatis pertama di Indonesia ada di The Breeze, BSD City. 

First Autonomous Vehicle at Green Office Park, BSD City

First Autonomous Vehicle at the Green Office Park BSD City

Naik kendaraan tanpa sopir sudah bukan impian lagi untuk masyarakat menengah. Teknologi serupa memang sudah ada di mobil listrik keluaran Amerika, tentu dengan harga yang masih mahal bagi kebanyakan masyarakat kita.

Sinarmas Land menghadirkan autonomous electric vehicle yang diprediksi akan jadi kendaraan masa depan. AV baru saja mengikuti acara Electric Vehicle Exhibition di Nusa Dua Bali, merupakan official side event dari G20 yang diselenggarakan oleh Kementrian Perhubungan pada tanggal 11-16 Nov 2022.

Autonomous Vehicle milik Sinarmas Land memiliki nama Navya Arma. Spesifikasinya punya penggerak listrik dan battery pack berkapasitas 33 kWh yang dapat bertahan selama 9 jam. 

Kendaraan listrik tersebut berdimensi 4,7 m x 2,1 m dengan kapasitas penumpang 15 orang, dengan formasi 11 duduk dan 4 berdiri. Arma dilengkapi dengan beragam sensor mulai dari pemanfaatan GPS (Global Positioning System), sensor LIDAR (Light Radar) digabungkan dengan kamera resolusi tinggi untuk big data analysis, kemudian diproses oleh komputer yang memiliki spesifikasi tinggi tertanam di dalam mobil.

Transportasi listrik tanpa awak ini mempunyai kemampuan akselerasi, navigasi, hingga dapat mendeteksi kondisi lingkungan di sekitarnya, termasuk menghindari halangan dan melakukan pemberhentian secara otonom.


Autonomous Vehicle sekarang ada di Green Office Park, BSD City. Kita bisa mencoba AV, naiknya dari Lobby Utama The Breeze. Caranya hanya memberikan pendapat mengenai AV melalui survei di aplikasi OneSmile.

AV dapat dicoba sampai tgl 21 Desember 2022. Kemudian AV akan dipamerkan di dalam area The Breeze mulai tgl 22 Desember 2022 sampai 04 Januari 2023.

Komentar

Postingan Populer