Pentingnya Kemampuan Berkomunikasi di Dunia Kerja

Belajar gak ribet

Komunikasi merupakan hal penting dalam hubungan antar manusia. Hampir setiap aspek membutuhkan keahlian berbicara yang baik apalagi jika kalian adalah content creator depan kamera. Banyak kasus karena kesalahpahaman menyampaikan satu topik, orang bisa dihujat, dibenci bahkan dijatuhi hukuman pidana. 

Di dunia kerja, konflik antar karyawan terjadi karena tidak pandai menyampaikan maksud. Jangka panjang tentu berpengaruh pada produktivitas organisasi. 

Bahkan wawancara pekerjaan pun pasti membutuhkan kepintaran mengolah kata sehingga menarik hati lawan bicara. Maka penting sekali meningkatkan kemampuan berkomunikasi agar menjadi tenaga kerja handal. 

Manfaat Meningkatkan Kemampuan Komunikasi

Rollo May, psikolog Amerika dan penulis buku pernah berkata "Komunikasi mengarah pada komunitas, yaitu pemahaman, keintiman, dan saling menghargai." artinya mereka yang ingin masuk sebuah komunitas atau perusahaan setidaknya berusaha mencari kursus online gratis terkait tata cara berinteraksi. 

Beberapa manfaat saat kita ahli berbicara dengan lawan bicara atau di hadapan publik adalah

1. Cara Meningkatkan Personal Branding

Personal branding berpengaruh menunjang kesuksesan seseorang. Namun, mendapatkannya tidak bisa dengan cara instan perlu dibentuk secara konsisten. Dalam proses tersebut kemampuan komunikasi dibutuhkan. 

Sebab cara meningkatkan personal branding komponennya ada tiga yakni kepribadian, keahlian kita menyampaikan informasi, serta relasi. Personal branding erat kaitannya tentang bagaimana orang lain mengenal kita. 

Supaya pesan diterima positif dan efektif butuh dibangun komunikasi yang baik, dapat dimulai dengan berlatih komunikasi verbal. Meliputi kejelasan artikulasi, volume, intonasi. 

Saat ini, banyak bidang pekerjaan membutuhkan kemampuan komunikasi yang baik terutama di hadapan publik misal pembawa acara, event organizer, humas. Jadi poin plus jika kamu mempunyai personal branding orang yang memiliki pengalaman atau keahlian tersebut. 

2. Mempermudah Pendelegasian Tugas

Kegiatan kantor pasti tak lepas dengan yang namanya pendelegasian tugas. Entah itu antar departemen maupun atasan bawahan. Tanpa kecakapan komunikasi dapat memicu konflik dan orang jadi enggan bekerjasama. 

Tujuan dari pendelegasian tugas dalam sebuah tim kerja supaya tugas berjalan lebih efektif. Jika hubungan karyawan kurang baik akan berdampak pada hasil yang diperoleh perusahaan. 

3. Memudahkan Memahami Karakter

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, efek kesalahan berinteraksi dapat timbul kesalahpahaman. Tiap individu pasti punya pandangan dan presepsi berbeda termasuk perbedaan pandangan terkait kalimat yang diucapkan seseorang. 

Jika kita bisa mengenali karakter teman di kantor, maka kita dengan mudah menyesuaikan diri cara berbicara pada setiap orang agar mereka lebih cepat mengerti apa yang kita maksudkan. 

4. Pengambilan Keputusan Cepat

Biasanya keputusan memang diambil oleh pimpinan perusahaan. Tapi seorang pemimpin demokratis pasti mendiskusikan lebih dulu pemikirannya pada rapat yang dihadiri petinggi perusahaan dan karyawan. 

Komunikasi berperan sebagai bahan pertimbangan berupa tanggapan dari peserta rapat atas keputusan yang akan diambil. Saat hubungan atasan dan bawahan terjalin baik maka karyawan leluasa mengeluarkan uneg-unegnya, pengambilan keputusan pun lebih cepat. 

5. Penerapan Aturan Berlangsung Lancar

Tiap kantor pasti punya aturan soal jam masuk, cuti, pemotongan gaji, bonus dan lain sebagainya untuk tujuan bersama. Peraturan juga berfungsi memudahkan seseorang dalam bekerja. 

Peran komunikasi digunakan atasan untuk menyampaikan aturan tersebut pada seluruh karyawannya. Sehingga kegiatan berlangsung lancar dan meningkatkan efektivitas kerja. Karyawan juga mampu menjaga diri agar tak terkena sanksi. 

Baca Juga

Kursus Online Gratis di QuBisa

QuBisa merupakan platform belajar online terbesar di Indonesia yang bertujuan upskilling dan reskilling untuk mahasiswa, profesional, atau siapapun yang menginginkan belajar gak ribet. Memang sangat mudah menjadi siswa di aplikasi siap kerja dan aplikasi belajar online QuBisa, tinggal download dan pilih kursus online gratis sesuai keinginan.

Karena sadar kecakapan komunikasi penting di dunia kerja, saya mengambil kursus tips sukses menjadi pembicara oleh Dr. Abdul Latief. Kontennya berupa video sangat mudah dipahami, cara belajar efektif bagi milenial dan gen Z. 

Upskilling dan reskilling


Tak hanya kursus, ada berbagai tipe kelas yaitu microlearning, webinar, bahkan sertifikasi. Kita dapat belajar kapanpun dan dimanapun bebas pilih materi yang dibutuhkan. Beberapa keunggulan aplikasi siap kerja dan aplikasi belajar online ini adalah

- Akses Seumur Hidup

Walau sudah menyelesaikan pelajaran, materi tetap bisa diakses di website atau aplikasi selama menjadi member. 

- Harga Sesuai Kantong

Ada pilihan kursus gratis dan berbayar sesuai kantong. Untuk yang berbayar pun harganya masih terjangkau dibanding berharganya ilmu dari para ahli. 

- Kesempatan Menang Smartphone

Lewat kegiatan check-in harian dan mengikuti aneka pembelajaran kita bisa mendapatkan poin. Poin tersebut dikumpulkan, 50 orang dengan akumulasi terbanyak akan mendapatkan hadiah dari QuBisa. Menarik kan? 

- Belajar Gak Ribet

Sangat fleksibel belajar di QuBisa, bisa melalui website atau aplikasi. Seandainya kita berniat akses lewat laptop langsung ketik alamat websitenya. 

- Cara Belajar Efektif Generasi Sekarang

Cara Belajar Efektif

Gen Z dan milenial rata-rata menyukai pembelajaran memakai video atau suara. Di YouTube, hampir tiap hari muncul content creator dengan niche edukasi dan informatif. Artinya semangat belajar generasi muda sebenarnya cukup tinggi, hanya perlu media yang tepat. QuBisa menangkap hal tersebut dan menyediakan aneka konten pastinya cocok. 

Semoga artikel ini mencerahkan kalian yang ingin upskilling dan reskilling memasuki dunia kerja ya. QuBisa saat ini sedang mengadakan lomba blog berhadiah menarik, segera download aplikasinya di AppStore atau PlayStore

Baca Juga


2 komentar

  1. Menarik banget nih belajar di QuBisa, jadi tertarik untuk mencobanya

    BalasHapus
  2. Generasi milenial terutama baby boomer ni pas banget ya kalau belajar di aplikasi kayak QuBisa gini ini. Nggak ada lagi lah istilah gabut asal mau belajar. Lha kayak QuBisa gini ini, udah bangus banget ngasih kesempatan belajar dengan cara asyik kayak gini.

    BalasHapus